Blog Details

image

Website Katalog Bisnis Bogor dan Google Business Profile: Kenapa UMKM Butuh Dua-duanya

Coba cari "jasa laundry Bogor" di Google. Yang sering muncul paling atas adalah kotak peta berisi daftar usaha, bukan website. Isinya berasal dari Google Business Profile (dulu Google Bisnisku), alat gratis dari Google untuk mengatur tampilan bisnis di Search dan Maps.

Jadi, kalau profil itu sudah ada, apakah website katalog bisnis Bogor masih perlu? Jawabannya tergantung seberapa banyak yang ingin kamu tunjukkan.

Yang dikerjakan profil Google dengan baik

Profil menampilkan nama usaha, alamat, nomor telepon, jam buka, dan kategori. Ada juga fitur postingan untuk promo, bagian tanya jawab, dan semacam katalog mini langsung di profil. Beberapa panduan UMKM menekankan hal dasar: isi lengkap, pilih kategori yang paling pas, dan perbarui jam buka, termasuk hari libur.

Soal ulasan, boleh diminta lewat stiker di kasir atau tautan setelah transaksi. Tapi jangan memaksa, apalagi menjanjikan imbalan.

Di mana profil mulai kehabisan ruang

Katalog mini itu ringkas. Begitu produkmu punya variasi ukuran, bahan, paket, atau harga bertingkat, ruangnya terasa sempit.

Website katalog memberi halaman sendiri untuk tiap produk. Kamu bisa mengelompokkan kategori, menulis penjelasan yang utuh, dan menaruh tombol WhatsApp di setiap halaman. Di portofolio BogorWebsite, misalnya, ada website untuk usaha interior, penginapan, dan laundry di Bogor, yang masing-masing butuh cara menampilkan layanan yang berbeda.

Ada juga angka dari lapangan. Dalam program pengabdian di Kelurahan Balowerti, kepemilikan akun Google Maps di kalangan UMKM naik dari 25% jadi 80%, dan kepemilikan website katalog dari 20% jadi 90%. Peneliti menyimpulkan visibilitas digital UMKM meningkat, meski verifikasi alamat fisik sempat menjadi kendala.

Cara menyambungkan keduanya

  1. Klaim dan verifikasi profil. Tanpa verifikasi, profil bisa saja tidak tampil.
  2. Samakan data usaha. Ejaan nama, alamat, dan nomor telepon di website, profil, dan media sosial sebaiknya identik.
  3. Pasang tautan dua arah. Cantumkan alamat website di profil, lalu sematkan peta Google Maps di halaman kontak website. Cara ini membantu Google mengaitkan keduanya.
  4. Rawat secara rutin. Postingan baru dan katalog yang diperbarui membuat keduanya terlihat hidup.

Satu catatan jujur: bulan pertama biasanya baru tahap Google mengenali website. Jangan kaget kalau belum langsung muncul di halaman pertama.

Profil Google membuat usahamu ditemukan, dan website membuat orang yang menemukanmu betah melihat-lihat. Dua peran, satu tujuan.

Siap punya katalog online untuk usahamu? Kami bisa bantu dari pembuatan website sampai jasa SEO agar katalogmu mudah ditemukan di Google. Hubungi BogorWebsite.com lewat WhatsApp 0812-3451-4325 atau email kontak@bogorwebsite.com untuk konsultasi gratis.